Senin, 09 Juli 2012

 Aku tersudutkan oleh luka
Luka yang pernah kering,
Dan kini basah lagi karena kebodohanku.
Malam tak berkawan denganku,
Aku terdengar tawa sindir oleh angin
Terbujur kaku sudah diriku di tengah tandusnya ilalang.
Arah yang pernah ada kini tersamarkan oleh kabut.
Mecoba berdiri tegak di atas luka tapak darah.
Di atas serpihan kaca,perih aku tahan luka.
Menunggu kau kembali bersama dirimu yang dulu.
Menunggu, dan akan tetap menunggu.

Selasa,12 juni 2012
23:54

By: ikoq
Izzi shaqura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar