Senin, 09 Juli 2012

puisi cinta


Aku masih terpaku di kesunyian malam ini.
Kata-katamu pergi bersama kebohongamu.
Kamu memang munafik.
Kau ludahi semua yang aku beri.
Kamu tak pernah tahu betapa aku sangat menyayangimu.
Aku tak pernah seperti ini sebelumnya.
Melakukan apa yang aku benci dan aku tak ingin.
Aku hanya bisa merintih dalam tangisan karena sikapmu yang tak pernah sadar akan cinta dan sayangku.
Cukup sudah aku percaya dengan semua itu.
Sakit aku terima semua kedustaan itu.
Aku memang kalah.
Dan aku akui aku sudah kalah.
Kalah karena kamu.
Kalah karena kelakuanmu.

Kamis, 28 Juni 2012
21:40

Tidak ada komentar:

Posting Komentar